Agar Kognitifnya Berkembang Dengan Baik, Anak harus distimulus?

Sebagai orang tua, siapa yang tidak ingin anaknya tumbuh kembang dengan baik? Terutama pada perkembangan kognitif atau perkembangan otaknya. Orang tua yang baik akan selalu memberikan pelajaran yang baik pula pada anaknya. Salah satunya adalah dengan cara memperhatikan perkembangan mental atau kognitif anak. Perkembangan kognitif anak ini sebenarnya tergantung pelajaran apa yang ditanamkan pada anak tersebut. Jika pelajaran yang diterima anak ini baik, walhasil anak akan menjadi baik. Begitupun juga sebaliknya.  Maka dari itulah, pelajaran apa yang harus diajarkan oleh orang tua kepada anak-anaknya? terutama pada usia dini.

Mendidik Sesuai Dengan Potensi Keterampilan dan Kecerdasan Anak

Saya selalu berusaha mendidik anak sesuai dengan potensi, keterampilan yang anak miliki. Artinya, anak itu mempunyai kecerdasan atau keterampilan bawaan. Tanpa disadari, mereka mempunyai kreatifitas diri atau pengembangan dirinya sendiri. Namun, kemampuan dalam pemahaman, anak butuh bimbingan dari orang tua, dan lingkungannya. Oleh karenanya, apa yang menjadi potensi kecerdasannya mulai kita stimulus. Yang pada intinya adalah anak mempunyai cara sendiri dalam mengembangkan potensinya. Peran orang tua disini hanya membimbing sesuai dengan kemampuannya. Sebagai orang tua harus paham arah pemikiran, pembicaraan anak. Sehingga orang tua bisa mengarahkan ketika anak kesulitan dalam memahmai apa yang ia maksudkan.

Mendukung Apa Yang menjadi Sikap, Ide dan Pemikiran Anak

Sebagai orang tua, hal ini kita lakukan karena sikap, ide dan pemikiran anak itu muncul dari apa yang ia amati. Baik dalam pendengaran dan juga perilaku. Kadang kita tidak sadar, bahwa apa yang kita ucapkan dan kita lakukan itu ditiru olehnya. Itu akan secara spontan biasanya muncul pada sikap dan pemikiran anak. Orang tua yang baik akan selalu mendengarkan dan memperhatikan anak, baik itu dalam hal sikap maupun pemikirannya.

Dengarkan dan amati apa maunya. Kemudian jadilah bijak dengan mendukung sikap dan pemikirannya. Kalaupun sikap dan pemikirannya itu tidak bagus atau tidak pantas dilakukan oleh anak. Pahamkan anak atau stimulus anak dengan cara yang baik. Jangan sampai mematahkan apa yang menjadi ide anak. Meskipun itu tidak benar menurut kita.  Sebaiknya anak harus tetap kita suport agar dia mampu berkembang tanpa ada batasan-batasan. Kalaupun kita harus melarang sesuatu yang tidak boleh dilakukan oleh anak, sebaiknya kita stimulus anak agar dia paham bahwa apa yang dilakukan itu tidak benar. Pada akhirnya anak akan sampai pada pemahaman,,ohw apa yang dia lakukan, dia ucapkan atau yang dia tiru itu tidaklah benar. Sehingga anak dengan sendirinya akan menyadari dan memahami mengapa orang tuanya melarang dia melakukan hal itu.

Ngobrol Santai Dengan Anak

Saya selalu memberikan stimulus percakapan pada anak saya. ada beberapa vidio yang saya dokumentasikan salah satunya adalah di link youtube pada saat anak saya ikut kerja saya disuatu tempat. Waktu perjalanan pulang kita berbincang-bincang sederhana, namun menurut dia itu hal yang sangat istimewa.

 

Link Youtubnya: https://bit.ly/3DJ4FP2

 

Leave a Comment