Sedikit Tak Mau Berbagi, Jangan Harap Banyak Mau Memberi

Pada saat kelebihan, tidak menjadikan sombong dan pada saat kekurangan tidak menjadikan kita mengeluh.
***
Harta yang kita miliki bisa saja terkumpul dengan begitu cepat dan bisa hilang sewaktu-waktu dengan super kilat. Karena sesunguhnya Tuhan gampang sekali membuat itu semuanya. Semua yang kita anggap sebagai milik kita adalah titipan saja. Maka menjaga apa yang telah kita miliki dengan baik adalah amanah yang harus kita jaga.

Lantas bagaimana caranya menjaga harta dengan baik?

Karena, seberapapun ketat dan jeli kita dalam menjaga harta, Tuhan bisa kapan saja mengambilnya. Terkadang, kita lupa bahwa harta itu adalah sebuah titipan dari Yang Maha Kuasa yang harus disyukuri. Tanda kita bisa mensyukurinya salah satunya adalah “berbagi”. Maka dari itu salah satu cara menjaga harta adalah berbagai atau sodaqoh.

Berbagi harta atau sodaqoh

Berbagi atau sodaqoh bukan urusan yang gampang, sayogyanya mesti harus dilatih sejak dini. Sodaqoh bisa dilakukan oleh siapapun dan kapanpun tanpa harus menunggu kaya harta dan waktu yang tepat. Karena pada saat kita dalam terjepit “ekonomi ” sekalipun, masih punya kewajiban untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan.
“Sedikit tak mau berbagi, jangan harap banyak mau memberi”.
Jika kita harus menunggu kaya untuk bisa berbagi, maka siapa yang bisa menjamin kita bisa kaya? tidak ada selain Tuhan. jika memang demikian, kesempatan berbagi tidak tergantung pada banyaknya harta terlebih dahulu, namun disaat Hamba Tuhanmu saling bisa melengkapi dan mengisi satu sama lain. Meskipun kalian sendiri dalam kesulitan, bantulah semampumu orang-orang yang benar-benar membutuhkan bantuanmu, termasuk bantuan sedekahkan harta kalian walau hanya sedikit.