Suka Makan Malam, Apakah Bahaya dikesehatan?

Suka makan malam itu bagus apa tidak untuk kesehatan? Terkadang saya abai soal kesehatan. Jika kita makan malam, sedikit sekali aktivitas yang bisa membakar kalori di tubuh kita. Sehingga makanan yang kita makan di malam itu tidak seimbang dengan kalori yang kita keluarkan. Hal ini memungkinkan terjadi penumpukan lemak yang tidak sehat.

Praktif pola hidup sering makan malam berlebihan sebenarnya harus dihindari. Namun, terkadang jika malam masih banyak pekerjaan yang harus terselesaiakan,. hal demikian itu seringkali lupa. Meskipun larut malam ada makanan ya di makan. Sebenarnya ini bahaya apa tidak untuk kesehatan? saya pernah baca disebuah artikel tentang bahaya makan malam:

Gangguan Pencernaan

Pertama terkait dengan pencernaan, seseorang yang suka makan malam akan mengalami gangguan pencernaan. Jarak antara waktu makan dan tidur berbaring yang terlalu dekat dapat menyebabkan penyakit asam lambung kambuh.

Efek makan tengah malam lainnya yakni dispepsia atau sakit perut. Gejala dispepsia berupa rasa begah di perut, mual, atau perut terasa nyeri. Selain makan tengah malam, dispepsia bisa disebabkan makan terlalu cepat, berlebihan, makanan berlemak dan berminyak, makanan terlalu pedas, minum asupan tinggi kafein, alkohol, dan soda. Gangguan pencernaan perlu dibawa ke dokter apabila berlangsung lebih dari dua minggu.

Sudah Tidur

Jika sering makan malam akan menjadikan kita susah tidur. Susah tidur Tak hanya gangguan pencernaan, bahaya makan tengah malam lainnya adalah memicu susah tidur. Gangguan pencernaan sebelum tidur dapat membuat seseorang jadi susah tidur. Selain susah tidur, makan terlalu dekat dengan jadwal istirahat juga bisa menurunkan kualitas tidur. Dampaknya, seseorang tidurnya jadi tidak nyenyak dan sulit memasuki fase tidur dalam atau terlelap. Kondisi ini bisa membuat tubuh rasanya kurang istirahat dan jadi pusing keesokan harinya.

Berat Badan Meningkat

Melansir Live Strong, efek buruk makan tengah malam yang perlu diwaspadai adalah peningkatan berat badan. Menurut penelitian yang diterbitkan di Penn Medicine (2017), makan tengah malam potensial meningkatkan berat badan, kadar gula darah, dan kolesterol. Ketiganya bisa jadi pemicu penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Dalam studi kecil itu, ahli mengamati sembilan orang dewasa yang makan tiga kali kali sehari, serta diberi kudapan dua kali sehari setiap siang dan tengah malam.

Setelah delapan minggu, ahli menemukan berat badan mereka bertambah, metabolisme lemak lebih sedikit, kadar gula darah meningkat, dan kadar kolesterol trigliserida meningkat. Namun, penelitian ini masih memerlukan studi lanjutan dengan melibatkan populasi yang lebih besar dan beragam untuk menguatkan hasil simpulan tersebut. Secara umum, tingkat kenaikan berat badan tersebut relatif atau sangat dipengaruhi jenis asupan yang dikonsumsi sepanjang hari.

Melansir Sleep Advisor, penambahan berat badan signifikan baru terjadi apabila Anda makan asupan tinggi kalori saat makan tengah malam atau mengudap camilan tinggi kalori saat larut malam. Jenis makanan atau camilan tinggi kalori yang menyebabkan penumpukan lemak di tubuh di antaranya keripik, kue kering, gorengan, makanan cepat saji, minuman manis, dll.

 

Sumber: https://health.kompas.com/read/2020/11/25/210100368/5-bahaya-makan-tengah-malam-yang-tak-boleh-disepelekan?page=all

Leave a Comment